Dalammengeveluasi kualitas laporan keuangan, perusahaan harus mengandalkan laporan auditor independen atas laporan keuangan yang diaudit untuk memastikan kualitas laporan keuangan yang bersangkutan, Isworo (dalam Septyana, 2009). Akhirnya, mendapat opini dengan modifikasi alias tidak wajar (adverse opinion).Kemudian Akuntan sebagai Entitas
Artinya jika BPK memberikan opini WTP, maka BPK memiliki keyakinan 99% - 97% bahwa opini WTP adalah tepat, termasuk BPK yakin tidak ada unsur perbuatan melanggar/melawan hukum. Oleh karena itu, jika LK Kementerian Keuangan mendapatkan opini WTP, maka dengan kata lain BPK telah berkeyakinan 99% - 97% bahwa: Laporan Keuangan Kementerian Keuangan
Selainitu dengan adanya analisis laporan keuangan, maka dapat diketahui kelemahan - kelemahan perusahaan serta hasil -hasilnya yang dianggap telah cukup baik, dan mengetahui potensi kebangkrutan perusahaan yang dianalisis. Pada perusahaan yang tidak sehat dapat memunculkan masalah going concern. Santosa dan Wedari (2007)[21] menyatakan
Hasilpenelitian ini tidak mendukung hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan (Masyitoh et al., 2015) yang menyatakan opini audit berpengaruh terhadap persepsi korupsi pemerintah daerah serta
AnalisisKritis atas Laporan Keuangan. Jakarta: Rajawali Pers. Sisilia. 2013. Analisis Pengakuan Pendapatan dengan Presentase Penyelesaian dalam Penyajian Laporan Keuangan PT. Pilar Dasar. Jurnal EMBA. Rudianto. 2012. Pengantar Akuntansi Konsep & Teknik Penyusunan Laporan Keuangan. Jakarta: Erlangga. Kasmir. 2011. Analisis Laporan Keuangan
Pengertianopini audit (audit opinion) menurut Lubis dan Dewi (2020) merupakan pendapat auditor mengenai peyajian laporan keuangan.Opini auditor yang melakukan pemeriksaan atas penyajian laporan keuangan perusahaan merujuk pada ketentuan atau standar dasar akuntansi keuangan yang berlaku. Tanggung jawab utama auditor adalah menyatakan pendapat
.
laporan keuangan perusahaan dengan opini tidak wajar pdf