Masakehamilan juga menyebabkan sejumlah perubahan besar pada fisik ibu. Dimulai dari trimester awal di mana tubuh akan bekerja lebih keras untuk menyiapkan plasenta. dalam anjuran Kemenkes RI tahun 2013, setidaknya Ibu hamil pada trimester 1 meningkatkan asupannya sebesar 180 kal, dan pada trimester 2 dan 3 meningkat menjadi 300 kal
Pemeriksaanfisik dilakukan untuk mengetahui keadaan umum pasien, tanda vital, tingkat kesadaran. Juga untuk mengetahui letak, jenis, dan intensitas trauma. Pemeriksaan kehamilan dilakukan sebagaimana pemeriksaan ibu hamil pada umumnya, meliputi pemeriksaan obstetrik dan
caraapoptosis. Risiko terjadinya kerusakan apabila infeksi terjadi pada trimester pertama kehamilan mencapai 80-90%. Risiko infeksi akan menurun 10-20% apabila infeksi terjadi pada trimester II kehamilan. Akibat CRS, ibu dapat mengalami keguguran bahkan kematian karena komplikasi. Selain itu, bahaya juga mengancam janin yang dalam kandungan.
Pemeriksaanyang Perlu Dilakukan di Kehamilan Trimester 1. Pada dasarnya, pemeriksaan kehamilan trimester pertama mencakup tes darah Mama dan USG janin. Namun, pemeriksaan kehamilan ini juga bisa diikuti dengan tes lainnya, termasuk tes fisik. Berikut adalah jenis tes yang biasa dilakukan pada pemeriksaan kehamilan trimester 1: 1. Pemeriksaan Fisik
.
pemeriksaan fisik pada ibu hamil trimester 1